10 Kelompok Paduan Suara yang Bikin Bangga Indonesia –

Di antara kesuksesan Paragita Choir adalah saat untuk menjadi pemenang kedua dalam klasifikasi paduan suara gabungan dan hadiah ketiga untuk kategori paduan suara kecil.

10 Kelompok Paduan Suara yang Bikin Bangga Indonesia

10 Kelompok Paduan Suara yang Bikin Bangga Indonesia

 

Pencapaian ini dicapai pada bulan September 2014 di Kompetitor Paduan Suara Polido Internasional ke-92 Guido d’Arezzo di Arezzo, Tuscany, Italia. Kompetisi ini merupakan salah satu koleksi Grand Prix Eropa untuk Choral Singing,

serta tidak semua paduan suara yang mendaftar ikut lomba di sini dapat disetujui untuk bersaing. Pada tahun-tahun sebelumnya mereka juga menang di Jerman, Korea Selatan, Austria, ke Hongaria. Paragita, sebenarnya sudah dikembangkan sejak 1983, alias saat ini lebih dari 30 tahun! Tahun lalu,

Paragita juga bekerja sama dengan Rundfunkchor Berlin yang juga dikenal sebagai Paduan Suara Radio Jerman Berlin dalam rangkaian kunjungan mereka di Indonesia. Rundfunkchor Berlin adalah pemenang Hadiah Grammy 3 kali berturut-turut lho Feedies. Bersama dengan Paragita, mereka juga bekerja bersama dengan mematuhi inti Feedies.

Dan biasanya kejuaraan seperti paduan suara di seponsori oleh agen judi online yaitu Agen Sbobet yang bergerak di bidang perjudian untuk mendukung produktivitas anak muda.

PSM Unpad

 

PSM Padjajaran College juga dikenal sebagai salah satu tim paduan suara paling efektif di Indonesia. Pada 2013, mereka memenangkan tempat pertama kategori Costa Blanca Polyphonian – Paduan Suara Provinsi Alicante dalam Kontes Internasional Habanera serta pesaing Polyphony Torrevieja di Provence Torrevieja, Spanyol. Pada 2015 mereka benar-benar berkolaborasi dengan kedutaan Indonesia untuk Hungaria untuk mengadakan konser di kota Miskolc dan Eger. Mereka sebenarnya telah menjadi juara di Swiss dan berbagai berbagai negara lain.

Paduan Suara Universitas Katolik Parahyangan

 

Masih dari Bandung. PSM Unpar dikembangkan saat ini dari tahun 1962. Dan juga sejak tahun 1995 saya dapat memenangkan 1 paduan suara campuran dan juga interpretasi dari lagu yang paling efektif di Nederlands Internationaal Koor Event di Arnhem, Belanda.

Keberhasilan mereka saat ini dimenangkan pada tahun 2014 di kompetisi internasional Chorwettbewerb ke 51 yang diselenggarakan di Austria. Tidak bisa menduga apa yang bisa mereka menangkan? Satu champ dong! Eits, tetapi beberapa minggu yang lalu, mereka juga baru saja aja sukses di kompetitor Bela Bartok Choral Competitors di Hungaria Feedies. Disebut di antara pesaing paling sulit di Eropa, dan mereka berhasil mencapai juara kedua dan ketiga dalam dua kelompok berbeda.

PSM Universitas Brawijaya

 

Dari Malang, ada juga PSM yang tak kalah hebat. Universitas Brawijaya sebenarnya juga pernah berkunjung ke Italia pada tahun 2013 dan juga membeli banyak penghargaan. Diantaranya adalah Champ ke-4 di 25 ° Seghizzi Grand Prix, kostum terbaik di 52 ° Concorso Internationale At Canto Corale Seghizzi serta memenangkan 5 medali emas ditambah 2 medali perak. Baru-baru ini mereka memenangkan Lokasi Pertama Grup Lagu Gratis di Kompetisi Paduan Suara Internasional ITB 2015. Ya, di kompetisi itu mereka dianggap yang terbaik oleh juri internasional dari Amerika Serikat, Jepang, dan Filipina. Bravo!

PSM Universitas Mercubuana

 

Feedies, jangan ragu untuk mendengar mereka bernyanyi Lingsir Wengi. Karena itu mereka bisa menang dengan membawa pulang gelar pertama dalam Klasifikasi Mitologi di Busan Choral Festival & Competition 2015. Selain itu, dalam kompetisi yang sama, PSM Mercubuana juga harus menang 2 dalam klasifikasi Gabungan Tanpa Waktu. Wow, daebak! Mereka juga telah bersaing di Spanyol dan juga mengadakan berbagai misi budaya di Eropa.

Paramabira (Paduan Suara Mahasiswa Binus Nusantara).

 

Ada lebih banyak lagi PSM yang saat ini mengukir kesuksesan di Italia. Pada tahun 2012 Paramabira akhirnya berada di posisi 24 Grand Prix Seghizzi Singing Choral Competitors di Gorizia, Italia. Masih ada lagi. Mereka juga memenangkan titik awal dalam klasifikasi 1A (Renaissance), 2 juara kategori 1C (Abad ke-19) dan ke-4 dalam kategori 1D (Abad ke-28) pada Singing Choral Competitors ke-51, Seghizzi.

PSM Universitas Diponegoro Semarang.

 

PSM Undip pada 2014 mengikuti kompetisi Rimini International Choral Competiton di Rimini, Italia. Selama waktu itu, Undip adalah satu-satunya wakil dari Indonesia. Hasilnya? Mereka secara efektif memenangkan hadiah pertama untuk kategori Spiritual, pemenang ke-2 dari kelompok Mitologi dan ketiga dalam kategori campuran. Tidak kurang bagus kan?

Selanjutnya, ada dua tim paduan suara lagi yang dapat membuat Anda lebih terhormat.